




3 minggu aku jauh hati dengan dia.
kerna dia punya teman baru.
tidak ada sekelumit cemburu pun dengan teman barunya itu.
yang membuatkan aku jauh hati adalah sikapnya.
acap kali melukakan hati.
sedih hati ini hanya Allah yang tahu.
sakit.
perit.
kalau ada masalah dengan teman barunya, kami jadi mangsanya.
sadis bukan?
hanya kerna tanpa panggilan dari si dia, tanpa mesej dari si dia, bisa membuatkan dia berperangai pelik.
Haru!
beginikah rupanya kalau sudah punya teman baru?
teman yang mana bakal berkongsi bantal?
sungguh aku kurang mengerti hal yang satu ini.
bukalah suis lain kalau mahu berbicara dengan kami.
bukan tidak suka yang sedia ada, tapi yang sedia ada sudah dikongsi dengan yang lain.
tidak ada lainnya dari yang lain.
kami masih mentah, budak hingusan.
maka berbicaralah selayaknya.
bicara yang tidak mengundang imaginasi liar.
masih banyak isu perlu dikupas, kenapa bicara yang itu juga yang kau bukak?
sungguh aku tak mengerti.
diri ini menjadi risau.
takut dengan proses menambah usia.
No comments:
Post a Comment